MENU

Sabtu, 09 April 2016

Keberanian Nadhia

Keberanian Nadhia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Nadhia mengamati bangunan yang berdinding kayu dan berlantai semen tanpa keramik di hadapannya. Bangunan tersebut cukup besar namun terkesan kotor. SMP Pelita Harapan nama sekolah itu, akan menjadi tempat Nadhia menimba ilmu mulai sekarang. Gadis kecil yang berusia 13 tahun itu menghela nafas kemudian merapikan jilbabnya dan mulai memasuki halaman sekolah yang tak begitu luas dengan tiang bendera yang sudah berkarat, tepat berada di tengah halaman. Benderanya sudah terlihat lusuh melambai-lambai dimainkan angin yang berhembus pagi ini. Para siswa siswi terlihat asyik dengan kegiatan mereka tanpa memperhatikan Nadhia, siswi kelas tujuh yang akan menjadi anggota baru di SMP Pelita Harapan.

Pak Ahmad, ayah Nadhia dulunya adalah staff karyawan kantor pajak di kota Palembang. Dia dipecat karena telah membuka rahasia atasannya atas tindakan penggelapan uang kantor. Kedudukan yang lemah dapat dikalahkan sekalipun itu suatu kebenaran. Nadhia begitu kesal mengetahui hal tersebut. Apalagi dia harus pindah sekolah dari SMP Negeri 1 di Palembang ke SMP Pelita Harapan, yang merupakan satu-satunya SMP di desa yang sekarang menjadi tempat hidup mereka karena Pak Ahmad telah diterima bekerja di perusahaan industri di desa tersebut.

***

“Berapa jumlah uang kas kelas sekarang, Nad?” tanya Bu Marliana setibanya Nadhia di hadapannya.
“Rp 280.000. Ada dua anak yang belum membayar bulan ini, Bu.” jawab Nadhia sambil memandangi
... baca selengkapnya di Keberanian Nadhia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Pelita Hati yang Kerontang

Pelita Hati yang Kerontang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

3 Desember di bumi Jatisari
Awan hitam menyelimuti pagi itu. matahari seakan enggan menunjukkan kegagahan sinar putihnya. Nyanyian istiqomah burung pipit tak lagi terdengar di seantero telinga manusia, seakan mereka berjanji tuk puasa bersama. Adakah mereka tahu dan memberikan sinyal kedaruratan akan terjadinya peristiwa yang mendukakan salah satu madrasah di bumi ini.

Ya… mereka tahu akan pagi yang mendukakan setiap insan. karena pada pagi itu Niwa sang wanita sholehah nan sabar dipanggil sang pemilik cinta dan kesabaran yang sesungguhnya. Tak begitu lama Niwa ku kenal, namun kepribadian yang begitu mengasyikkan dan berbeda banyak dengan kebanyakan pribadi orang sekarang serta selalu memberikan nasehat bagi insan yang berpikir.

Ingat benar Aku disaat Niwa dengan semangat membonceng adiknya ke rumahku untuk mengumpulkan tugas tik yang menurut sebagian besar siswaku begitu kompleks dan merepotkan hingga menghabiskan waktu bersantainya.
Aku pun bertanya kepada dia “Ni, apakah kamu capek mengerjakan ini semua…?”
Niwa dengan senyum manisnya menjawab “ah, tidak kok Kak, ini tugas dan kewajiban saya sebagai siswa yang ingin bisa.”
Ya… ingin bisa. itulah jawaban yang begitu penuh makna. Aku pun
... baca selengkapnya di Pelita Hati yang Kerontang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 04 April 2016

Jangan Menyerah

Jangan Menyerah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Arya berjalan menuju ke lapangan. Ia akan berlatih bersama Rendi. Ia masuk tim sepak bola sekolahnya yang akan bertanding melawan tim dari sekolah lain. Arya kelas 5 SD Mekar Sari. Rendi adalah sahabatnya yang juga anggota tim sepak bola sekolah mereka.

Arya dan Rendi berlatih bersama setiap hari minggu. Mereka menggunakan seragam berwarna merah dan putih. Mereka juga membawa bola mereka sendiri. Kata Mama Arya, jangan pernah menyerah. Jika itu keinginan kalian, maka lakukanlah yang terbaik. Guru olahraga mereka juga bilang begitu.

Arya dan Rendi menepati janji mereka. Mereka selalu berlatih setiap minggu sore. Mereka berlatih di lapangan dekat rumah Arya. Mereka berlatih juga tak kenal menyerah. Di sekolah, kadang-kadang mereka berlatih saat jam istirahat. Tapi mereka berlatih di lapangan sekolah. Saat sore minggu, Rendi berjalan menuju rumah Arya.
Tok, tok, tok. Rendi mengetuk pintunya. “Assalamu’alaikum, Arya, ayo ke lapangan. Sudah siap belum?” Tanya Rendi.
“Yaaa, Sebentar!” Balas Arya.
Sesaat kemudian Arya sudah keluar dari ru
... baca selengkapnya di Jangan Menyerah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 30 Maret 2016

Sukses dengan Pelayanan dan ?Public Relations? yang Baik

Sukses dengan Pelayanan dan ?Public Relations? yang Baik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Memberi lebih kepada orang lain akan membuatmu kaya dikemudian hari. Memberi kontribusi untuk orang lain, kamu akan mendapatkan balasannya.” ~ Lao Zi

Hidup dengan pelayanan dan pengabdian yang tulus sehingga kita menjadi luar biasa dan keluar sebagai pemenang! Anehnya, kita terlalu terburu-buru ingin menikmati hasil-hasil segera secara instan. Yang terkadang lupa akan keuntungan jangka panjang. Ibarat ingin memetik buah yang pohonnya baru ditanam kemarin.

Banyak diantara kita yang tidak sabar dalam menghadapi segala hal. Mulai dari menghadapi pelanggan, tantangan, atau proses menuju tujuan. Mudah emosi dan bertindak ceroboh adalah hal yang bisa menutup jalur-jalur sukses kita sebagai pemenang.

Ada sebuah kisah dari negeri China yang bisa kita jadikan pelajaran. Wang Mou, pemilik toko sutera dan satin Dong Hua yang terkenal di Hua Dong pada jaman dinasti Qing, dulu hanyalah seorang pedagang kaki lima yang berjualan sutera dan satin di pinggir jalan. Karena pelayanannya kepada para pelanggan baik, maka dagangannya sangat laris. Akibat pelayanan yang baik itu pulalah ia mendapat modal dari salah seor
... baca selengkapnya di Sukses dengan Pelayanan dan ?Public Relations? yang Baik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 19 Maret 2016

Rumah Tukang Kayu

Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate.

Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya.

Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. "Ini adalah rumahmu," katanya, "hadiah dari kami."

Betapa terkejutnya s
... baca selengkapnya di Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 16 Maret 2016

Asal Usul Hari Cengbeng

Asal Usul Hari Cengbeng Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Cheng Beng, Hari Penghormatan Leluhur

Setiap tanggal 4 atau 5 April, menurut tradisi Tionghoa, adalah hari Cheng Beng (Mandarin: Qingming). Di mana menurut tradisi Tionghoa, orang akan beramai-ramai pergi ke tempat pemakaman orang tua atau para leluhurnya untuk melakukan upacara penghormatan. Biasanya upacara penghormatan ini dilakukan dengan berbagai jenis, misalnya saja membersihkan kuburan, menebarkan kertas sampai dengan membakar kertas yang sering dikenal dengan Gincua (mandarin: Yinzhi=kertas perak).

Cheng beng adalah salah satu dari 24 Jieqi yang ditentukan berdasarkan posisi bumi terhadap matahari. Pada Kalender Gregorian AWAL (bukan akhir!) Cheng beng jatuh pada tanggal 5 April atau 4 April. Bila kita artikan kata Cheng beng, maka Cheng berarti cerah dan Beng artinya terang sehingga bila digabungkan maka Chengbeng berarti terang dan cerah.

Saat Chengbeng ideal untuk berziarah dan membersihkan makam karena cuaca yang bagus (cuaca cerah, langit terang). Apalagi pada jaman dahulu lokasi pemakaman cukup jauh dari tempat pemukiman. Bahkan bila ada orang yang tinggal jauh dari kampung halamannya, mereka akan berusaha untuk pulang ke kampung halamannya, khusus untuk melakukan upacara penghormatan para luluhur.

Sejarah Cheng Beng

Sejarah Cheng beng dimulai sejak dulu kala dan sulit dilacak kapan dimulainya.

Pada dinasti Zhou, awalnya tradisi
... baca selengkapnya di Asal Usul Hari Cengbeng Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 07 Maret 2016

Bintang Benderang

Bintang Benderang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku siswa kelas 3 SMA yang sedang mempersiapkan diri mengikuti ujian di PTN untuk mencari fakultas kedokteran. Orang lain biasa memanggilku Ida. Hari aku sedang mencari buku-buku kedokteran di perpustakaan daerah. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara hp ku. Aku segera keluar untuk menjawab telpon dari ibuku.
“Ida jangan lupa hari ini kita akan menjenguk Arya,” kata ibuku mengingatkan.
“Iya Biang, sebentar lagi Ida mau pulang.”

Aku kembali ke dalam perpustakaan setelah telponnya diputus. Aku memilih duduk di bangku dekat jendela. Aku ingin membaca sedikit buku-buku yang telah ku kumpulkan. Tapi rasanya pikiranku tak tertuju ke buku-buku itu. Mataku melayang keluar jendela. Ku perhatikan hari ini langit begitu cerah.
“Hem, ternyata hari ini genap 5 tahun ia pergi,” kataku dalam hati.

Aku mengurungkan niatku untuk membaca. Aku bergegas pulang, namun sebelum sampai rumah aku ke toko bunga. Menjenguk seseorang akan sangat cocok kalau dibawakan bunga. Aku memilih bunga mawar kuning. Kata orang ini melambangkan persahabatan. Sesampainya di rumah ternyata Ayah dan ibuku sudah menunggu.
“Ida, kamu akan ke rumah sakit sekarang atau nanti?” tanya ayahku.
“Nanti malam saja Aji.”
“Kalau nanti malam, Aji sama Biang tak bisa mengantarkan.”
“Ida bisa pergi sendiri kok.”

Sete
... baca selengkapnya di Bintang Benderang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu